• Pemahaman pendiri perusahaan akan pasar tidak tergali lebih dalam. Sangat mencemaskan ketika 9-12 bulan kemudian, pendiri perusahaan tidak mempelajari pasar mereka lagi.
  • Terlalu lambat untuk merekrut wakil. Merekrut pegawai memang sulit, namun jika sudah lewat 12 bulan dan Anda belum memiliki tambahan 2 eksekutif senior yang kuat untuk tim Anda, saya akan khawatir. Saya khawatir jika Anda mungkin tidak dapat merekrut satu pun pegawai. Jika Anda tidak bisa – Anda tidak akan berkembang.
  • Beralasan jika mendapatkan kesalahan. Ini mungkin tanda terbesar. Anda akan menjalani waktu yang sulit selama berbulan-bulan. Mungkin bahkan bertahun-tahun Memang menjadi beban, namun ini terjadi pada kita semua. Namun ketika keluar “alasan” dari mulut Anda … keoptimisan pun akan surut.
  • Tidak perlu kejutan di tingkat investor/dewan. Beritahu orang-orang saja terlebih dahulu. Anda akan tahu ketika pelanggan besar sedang mengalami risiko. Ketika kecepatan turunnya saldo kas mungkin meningkat dengan lebih pesat tidak sesuai rencana. Ketika rencana tahun usaha mengalami risiko. Ketika wakil ternyata bukan pegawai yang tepat. Para CEO terbaik memikirkan risiko-risiko ini, tanpa drama, namun secara sederhana dan dari jauh-jauh hari.
  • Melambatnya transparansi, terutama dalam waktu-waktu sulit. Ini mungkin tanda terbesar kedua. Ketika transparansi mulai melambat, terutama dalam waktu-waktu sulit, keoptimisan pun menurun. Selamat untuk masa usaha Anda. Namun tidak memberi kabar kepada investor ketika masa usaha berikutnya melemah? Itu menghancurkan keoptimisan usaha Anda.
  • Kurangnya pemahaman yang mendalam akan kondisi persaingan. Anda harus belajar untuk menjadi lebih baik lagi dalam hal ini. Ketika saya mendengar seorang CEO mengatakan bahwa pesaing sedang “meledak” – biasanya mereka sedang tidak begitu. Terkadang, namun biasanya tidak. CEO terbaik adalah mereka yang menghormati pesaing lain. CEO terbaik akan mengabari Anda terlebih dahulu mengenai persaingan apa yang sedang berjalan dengan lancar dan di mana mereka menambah diferensiasi kompetitif.
  • Tingkah laku manipulatif dan sociopathic. Ya, sebagai seorang CEO, Anda akan menjual semuanya. Itu memang bagian dari tugas Anda. Namun dalam usaha venture, Anda harus memiliki rasa optimis. Jangan menjual kata-kata, atau kebohongan. Jangan memutar cerita yang tidak benar – terutama secara internal. Ambillah kritik yang keras, bahkan dan terutama ketika Anda sedang tidak ingin mendengarnya. Ketika perjalanan Anda sedang sulit, kesulitan tersebut harus terus berjalan. Orang-orang yang manipulatif, sebaliknya, hanya akan marah-marah saja.

Pendiri terbaik, istilahnya, akan semakin membaik setiap masa usaha dan setiap tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here