Perusahaan American Furniture Manufacturing (AFM) Inc. baru-baru ini membuka lokasi gudang baru di daerah Pomona, negara bagian California Selatan. Bangunan seluas 12.140 m2 ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas demi memenuhi permintaan akan produk furnitur AFM. Ekspansi bisnis tersebut membuktikan tingginya minat pasar Amerika Serikat akan furnitur Indonesia. Saat acara peresmian, Konjen RI di Los Angeles Umar Hadi mengungkapkan bahwa permintaan pasar AS untuk produk furnitur diperkirakan akan terus meningkat sekitar 3-4% per tahunnya.

Merintis usahanya sejak 1998, Harry Chou berhasil mendirikan AFM Inc. pada tahun 2004. Produk furnitur AFM diproduksi oleh 2 pabrik berkapasitas besar di Surabaya dan Temanggung. Sementara itu, untuk produksinya di Jogjakarta, AFM bekerjasama dengan UKM setempat. Kini, AFM Inc. berhasil  memasok produknya ke berbagai jaringan hotel ternama di AS, antara lain, Double Tree, Westin, Warwick, dan Holiday Inn. Tak hanya di AS, produknya juga diekspor ke Amerika Selatan dan Kanada. Dengan produksi hingga Mei 2017 yang telah menyamai tahun lalu dengan nilai mencapai jutaan dollar AS, Harry optimis bahwa produksi tahun ini akan lebih baik.

Berdasarkan data yang dirilis oleh U.S. Department of Commerce sepanjang tahun 2016, total ekspor furnitur Indonesia ke AS yang melalui 4 pelabuhan utama di wilayah pantai barat AS – Los Angeles, San Diego, Nogales dan Hawaii – mencapai $168.191.831 atau sekitar 24% dari total ekspor furnitur Indonesia ke AS dari pintu masuk ekspor lainnya, yang keseluruhannya bernilai $692.142.770. (Kabari1007 & foto: dok. KJRI LA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here