Dari Kecil, seperti sudah mendarah daging, kita dilahirkan dengan satu kebiasaan buruk, yaitu menunda. Kita menunda-nunda untuk mengerjakan sesuatu. Dari mengerjakan pekerjaan rumah, makan, tidur, belajar, bekerja, dan lain sebagainya. Kita suka menunda-nunda-nunda-dan menunda.

Sejak saya pindah ke Amerika 18 tahun yang lalu, saya banyak belajar tentang pentingnya mengatur waktu. Waktu adalah uang, begitu tenar kalimat yang sering kita dengar. Tetapi apakah waktu adalah uang buat kita?

Di Amerika, waktu menjadi amat sangat berharga. Semua orang sibuk! Bahkan suami istri dan anak-anak yang tinggal satu rumahpun banyak yang tidak ada waktu untuk berbicara dan berkumpul untuk makan malam bersama. Waktu menjadi momok bagi banyak orang.

Di sini kita diajarkan untuk menghargai waktu. Mau ketemu orang saja harus bikin appointment atau janji. Kita bikin appointment untuk ketemu dokter, ketemu counselor di sekolah, bahkan untuk ketemu teman, orang tua, dan anak/cucu. Semua sibuk, dan kalau bisa diundur, ini 24 jam kita rubah menjadi 30 jam atau lebih.

Kesibukan terjadi di semua kota besar dunia. Dunia ini sungguh amat sangat sibuk. Pertanyaannya adalah, apakah kita memanfaatkan waktu kita dengan baik?

  1. Apakah kita masih terus menunda-nunda untuk mengerjakan sesuatu yang penting? Kita mungkin tidak punya hari esok.
  2. Apakah kita menunda-nunda untuk memeriksakan kesehatan kita setiap tahunnya? Kita bisa menghindari penyakit berat dengan teratur memeriksakan kesehatan. Rutin periksa aja bisa sakit, apalagi tidak rutin.
  3. Apakah kita menunda-nunda untuk membayar hutang-hutang kita? Tahukah anda bunga berbunga atau compounding interest bisa mencekik kehidupan anda.
  4. Apakah kita menunda-nunda untuk mulai menabung dan mempersiapkan masa depan kita? Keadaan darurat bisa terjadi kapan saja dalam kehidupan kita, apakah kita siap?
  5. Apakah kita menunda-nunda untuk mencari dan membeli life insurance untuk keluarga kita? Kita tidak punya crystal ball yang bisa memberi tahu kapan kita akan pergi.
  6. Apakah kita menunda untuk membeli asuransi rumah untuk kebakaran dan banjir? Kita tidak tahu kapan api akan datang atau banjir akan melanda rumah kita. Proteksi adalah bagian dari kita menjaga dan melindungi harta kekayaan yang kita miliki.

Kita menunda-nunda, karena kita tidak mempunyai prioritas dalam hidup.  Kalau kita punya prioritas, maka kita akan mengerjakan segala sesuatu sesegera mungkin. Siapa yang bisa guarantee kalau kita punya hari esok. Kerjakanlah sesuatu yang penting sesegera mungkin, karena hari ini mungkin hari terakhir kita.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here