Seiring waktu, mesin pencetak 3D atau 3D printer kian mendapatkan perhatian dan semakin populer terutama di kalangan murid-murid karena mesin ini dapat membantu dalam pembuatan proyek dan penelitian. Namun, berbeda dengan 3D printer biasa yang hanya mencetak prototipe atau model-model plastik, bio-printer yang diproduksi SE3D dapat mencetak sel-sel hidup untuk dicampur ke biomaterial seperti kolagen dan gelatin. Dengan ini, sel-sel yang diproduksi akan dapat bertahan di lingkungan hidup.

Yang diharapkan dapat diinovasikan dari teknologi ini adalah untuk membuat bagian-bagian pengganti dari jaringan tubuh yang cacat atau hilang. Meskipun organ-organ badan manusia masih merupakan hal yang sulit untuk dihasilkan, produk 3D bio-printer SE3D dapat mencetak jaringan-jaringan sederhana seperti tulang rawan.

Saat ini hasil produksi 3D bio-printer tersebut ditanamkan di hewan-hewan. Jika proyek ini berhasil, di masa depan akan ditanamkan ke manusia. Kini SE3D sudah memiliki sedikit progres untuk struktur-struktur yang kecil.

langganan Extra Uang

Save