Ponsel pintar dan tablet tidak sekedar untuk berkirim pesan, berbicara dan menonton video. Makin banyak apps, serta teknologi lain yang tak melibatkan perangkat mobile, yang membantu perusahaan mencegah kerugian dan menghemat uang asuransi.

Sekarang, perangkat mobile dapat terkoneksi dengan sistem keamanan perusahaan. Banyak penyedia peralatan keamanan menawarkan app yang memberi informasi langsung pada pemilik usaha saat mereka tidak di tempat. Misalnya, sistem mengirim notifikasi teks ke ponsel pintar pemilik jika kamera keamanan menangkap gerakan mencurigakan. Ada juga sistem yang bisa streaming dari kamera keamanan langsung ke ponsel, sehingga pemilik atau staf mengawasi lokasi usaha di luar jam kerja.

Notifikasi dini ini dapat membantu pemilik usaha untuk mengurangi kerugian. Misalnya, sistem mengirim notifikasi teks saat mendeteksi kebocoran di sistem saluran air gedung. Begitu menerima notifikasi, pemilik dapat langsung mengunci saluran air dari jauh, atau juga bisa datang sendiri ke tempat, sehingga kerusakan bisa diminimalisir. Rekaman video yang dapat di-download ke perangkat genggam juga dapat membantu perusahaan mendapatkan kembali barang mereka yang dicuri.

Perusahaan pembuat kopi di Portland, Oregon menerapkan sistem seperti ini. Beberapa minggu setelah dipasang, sistem merekam video pencuri sedang menggondol perangkat bernilai ribuan dolar. Pemilik men-download video, mengirimnya ke polisi, dan mem-posting ke media sosial. Hasilnya, investigasi kriminal penuh pun dilakukan.

Perusahaan-perusahaan asuransi berebut klien yang memakai sistem keamanan jarak jauh seperti ini, terutama usaha yang memiliki atau menjual barang-barang yang menarik bagi pencuri, seperti perhiasan, elektronik, obat-obatan, atau beberapa bahan bangunan seperti tembaga.

Perusahaan juga bisa mengurangi kerugian dan premi asuransi dengan memakai teknologi telematik dengan kendaraan mereka. Perangkat-perangkat ini mengirimkan informasi secara langsung mengenai pemakaian kendaraan, seperti informasi mengenai kecepatan, waktu, dan lokasi mengemudi. Perusahaan dapat memakai data ini untuk memonitor kerja pengemudi mereka dan menentukan pelatihan dan insentif berdasarkan data ini.

Misalnya, pengemudi yang selalu melebihi batas kecepatan yang ditentukan mungkin melakukannya karena terdesak untuk sampai di tujuan secepat mungkin, baik karena alasan upah atau evaluasi. Akibat dari hal ini, kecelakaan mungkin lebih sering terjadi dan akibatnya lebih parah. Dengan informasi ini, manajemen mungkin memutuskan untuk memberi reward kepada pengemudi berdasarkan jumlah kilometer tanpa kecelakaan. Diharapkan ini dapat mengurangi jumlah kecelakaan dan menurunkan harga premi asuransi kendaraan perusahaan.

Teknologi GPS juga dapat membantu perusahaan melacak mobil ataupun trailer yang dicuri, sehingga tidak perlu melakukan klaim asuransi. Selain itu, jika seorang pengemudi mengalami kecelakaan atau luka, dengan GPS perusahaan bisa menemukan kendaraan dan pengemudinya dengan cepat dan mengirim respons darurat ke tempat kejadian dengan lebih cepat pula. Ini meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan pekerja dan dapat mengurangi biaya Kompensasi Pekerja.

Beberapa perusahaan asuransi menawarkan diskon untuk perusahaan yang menerapkan pelacak GPS. Telogis melaporkan bahwa diskon premium berkisar dari 18 sampai 33 persen.

Teknologi menjadi lebih penting untuk kehidupan kita. Dengan app dan perangkat, perusahaan dapat menikmati keuntungannya.