Dua mitos paling umum tentang asuransi adalah mobil merah harganya lebih mahal dan rumah semestinya diasuransikan sebesar nilai pasar aslinya. Namun, yang sebenarnya adalah mobil merah tidak lebih mahal. Fakta kedua, rumah hendaknya diasuransikan sebesar biaya untuk membangunnya kembali. Biaya ini berbeda-beda tergantung area. Artinya, pemilik rumah bisa saja ditanggung terlalu rendah atau bahkan terlalu tinggi.

Baru-baru ini, peneliti melakukan survey terhadap 2,000 responden untuk menguji pengetahuan pemegang polis akan mitos-mitos asuransi. Caranya adalah dengan membacakan 10 pernyataan yang semuanya mitos. Hasilnya menunjukkan bahwa laki-laki lebih cenderung percaya bahwa mobil merah lebih mahal asuransinya. Salah satu selisih terbesar antara pria dan wanita yang percaya mitos asuransi adalah mitos bahwa surat tilang karena mengebut tidak mengikuti ke rumah pelanggar jika didapatkan di luar state. Lebih dari 65 persen pria percaya mitos ini, dan kurang dari 35 persen wanita percaya. Berikut beberapa mitos, fakta dan statistik.

Mitos: Pertanggungan asuransi rumah sebaiknya didasarkan pada harga pasar sebenarnya. Seperti sudah disebut di atas, biaya untuk membangun rumah kembali adalah jumlah yang semestinya ditanggung. Jumlah ini sebaiknya mencakup biaya bahan bangunan dan tenaga kerja. 55 persen responden pria dan 45 persen wanita percaya mitos ini.

Mitos: Perusahaan asuransi mobil dapat membatalkan sebuah polis jika si pemegang polis menyebabkan kecelakaan dengan kerusakan parah. Perusahaan asuransi membatalkan polis karena besarnya klaim pada akhir periode polis. Setengah responden pria dan wanita percaya mitos ini.

Mitos: Mengasuransikan mobil kecil lebih murah. Minivan atau SUV berukuran sedang dan kecil biasanya lebih murah asuransinya. Karena pengemudi tak berpengalaman lebih memilih mobil kecil, maka mobil kecil sebenarnya bukan yang termurah asuransinya oleh sebab tingginya klaim. Sekitar 40 persen wanita dan 60 pria percaya ini.

Mitos: Karena Affordable Care Act, harga asuransi kesehatan didasarkan kondisi-kondisi pre-existing. Yang sebenarnya, ACA melarang perusahaan asuransi meningkatkan harga berdasarkan kondisi-kondisi pre-existing. Namun, 40 wanita dan 60 pria percaya mitos tersebut.

Mitos: Pertanggungan asuransi mobil komprehensif mencakup semuanya. Yang sebenarnya, ada beberapa batasan untuk pertanggungan seperti ini. Pertanggungan hanya mencakup hal-hal kecil dari kecelakaan tertentu seperti pencurian, tabrakan dengan hewan, vandalisme dan kerusakan badai. Sekitar 30 persen wanita dan 60 persen pria percaya mitos ini.

Mitos: Pencuri lebih suka mencuri mobil baru. Kenyataannya, pencuri lebih cenderung mencuri mobil lama untuk dijual suku cadangnya. Sekitar 40 persen wanita dan 60 persen pria percaya mitos ini.

Mitos: Jika pemegang polis meminjamkan mobilnya kepada teman yang kemudian menabrakkannya, perusahaan asuransi sang teman akan menanggung ganti ruginya. Ketika orang lain menabrakkan mobil pemegang polis, si pemegang polis dan perusahaan asuransinya harus membayar ganti rugi. Hampir 50 persen wanita dan sedikit di atas 50 persen pria percaya mitos ini.

Mitos: ACA mewajibkan orang untuk memanfaatkan rencana-rencana yang disponsori pemberi kerja. Orang Amerika memang harus memiliki asuransi, tapi tidak ada undang-undang yang mengatur dari perusahaan mana harus membeli asuransi. Sekitar 40 persen wanita dan 60 persen pria percaya mitos ini.

Menurut para ahli, semua kesalahpengertian ini dapat menyebabkan kerugian finansial. Maka dari itu, bertanya itu penting. Untuk mengetahui yang sebenarnya, konsultasikan pertanyaan-pertanyaan Anda dengan agen.